Saat ditanya awak media, Pramono memilih tidak memberikan jawaban terkait pengamanan laga yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/5). Dia hanya memberikan salam sebelum meninggalkan lokasi.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh," respons Pramono.
Sebelumnya, Pramono juga sempat menyampaikan akan ada pertemuan dengan pihak terkait untuk membahas stadion. Namun dia tidak menjelaskan secara rinci pihak yang dimaksud.
"Saya kebetulan jam 1 ada tamu untuk membicarakan itu," kata Pramono saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5/2026) pagi.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Yunus Nusi memberikan sinyal positif terkait penggunaan SUGBK. Dia menyatakan tidak ada masalah jika stadion dipakai untuk laga Super League.
"Karena rentan waktu yang lama antara tanggal 10 Mei pelaksanaan pertandingan Super League, Persija dan Persib dengan waktu sampai bulan Juni kan waktunya agak lama, bagi PSSI silahkan (menggunakan SUGBK)," kata Yunus Nusi dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Dengan kondisi ini, laga panas Persija vs Persib masih menunggu keputusan akhir. Publik kini menanti apakah duel klasik tersebut benar-benar bisa digelar di SUGBK atau harus mencari lokasi lain.