"Lho, memang kan tim Vietnam tim yang tangguh, kompak, dan dia juga sudah training camp cukup lama sebelum persiapan ini. Dan memang juara AFF berkali-kali gitu. Jadi memang saya percaya sama (coach) John (Herdman), ya," kata Erick usai laga.
Satu hal yang disoroti Erick adalah proses adaptasi para pemain terhadap gaya permainan John Herdman. Menurut dia, sistem yang sedang dibangun pelatih asal Inggris tersebut berbeda sehingga membutuhkan waktu untuk diterapkan secara maksimal.
"Saya rasa tinggal perlu adaptasi karena ini permainan yang berbeda. Jadi mudah-mudahan nanti lawan Singapura kita harus bisa bangkit lagi," tutur Erick.
Erick pun memilih tetap memberikan kepercayaan kepada Herdman. Dia berharap kekalahan telak dari Vietnam menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki organisasi permainan, koordinasi pertahanan, dan efektivitas serangan.
Erick memberikan apresiasi kepada Vietnam yang tampil lebih baik. Namun, pengakuan terhadap kualitas lawan tidak boleh dimaknai sebagai tanda Indonesia menyerah dalam perebutan tiket semifinal.