Media Malaysia, Makan Bola, melaporkan Kevin Diks menempatkan Arif Aiman sebagai salah satu pemain tersulit yang dia hadapi selama turnamen sepak bola kawasan ASEAN tersebut. Penilaian itu muncul setelah keduanya terlibat duel langsung di lapangan.
Diks mengaku harus meningkatkan kewaspadaan ketika Arif Aiman bergerak ke sisi lapangan yang menjadi wilayah penjagaannya. Bek berusia 30 tahun tersebut berupaya membatasi ruang gerak sang pemain agar tidak leluasa menerima bola dan membangun serangan.
"Pada babak kedua, saat dia sedikit bergeser ke sisi saya, saya sudah tahu apa yang mampu dia lakukan. Jadi, saya memastikan untuk terus menempel ketat agar dia tidak bisa menerima bola," ungkap Kevin Diks.
Pengalaman menghadapi Arif Aiman membuat Diks semakin mengapresiasi kemampuan pemain JDT tersebut. Mantan pemain Fiorentina dan FC Copenhagen itu menilai Arif Aiman mempunyai kualitas individu yang layak diperhitungkan di level sepak bola yang lebih tinggi.
"Dia benar-benar pemain yang sangat bagus. Kalau tidak salah, dia bermain untuk JDT. Menurut saya, dia adalah pemain luar biasa yang punya potensi untuk sukses di Eropa," jelas pemain berusia 30 tahun.