Kisah Cristiano Ronaldo Dibully Pemain Senior MU karena Kebanyakan Gocek

Rivan Nasri Rachman
Cristiano Ronaldo merayakan gol saat Manchester United jumpa Arsenal di Liga Champions 2009 (foto: Sportskeeda)

“Namun ketika dia melakukan trik itu ada teriakan ‘lewati sekarang, oper saja, sialan,’ teriak Gary Neville. Pada saat itu Ole Gunnar Solskjaer terus-menerus menempel kepadanya ketika kami mengadakan pertandingan tim cadangan bersama,” lanjut Timm.

Namun Ronaldo tak ciut nyali. Sebaliknya, Kapten Timnas Portugal itu bisa membuktikan jika dirinya memiliki kualitas.

Dia menjelema jadi pemain yang dipuja publik Old Trafford. Ronaldo mempersembahkan tiga titel Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.

"Hal yang istimewa tentang Cristiano Ronaldo adalah dia segera melawan hierarki itu. Dan dia berhasil memenangkannya,” sambungnya.

"Dia benar-benar tidak peduli dengan rekan satu timnya yang lain. Dia tidak memberi ruang untuk orang lain (untuk mencelanya),” tutup Mads Timm.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
1 hari lalu

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo hingga Ronaldinho Beri Pesan Menyentuh

2 hari lalu

Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Denda usai Tinggalkan Timnas Portugal

2 hari lalu

Cristiano Ronaldo Tegaskan Belum Pensiun dari Timnas Portugal: Saya Masih Ingin Bersaing!

2 hari lalu

5 Bintang Man City Bisa Dibajak MU jika Terdegradasi, Termasuk Donnarumma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal