Kisah Natal Pahit Thomas Tuchel: Dipecat PSG Saat Malam Suci usai Final Liga Champions

Abdul Haris
Thomas Tuchel mengenang Natal pahit 2020 saat dipecat PSG meski baru membawa klub ke final Liga Champions dan meraih sederet prestasi domestik.(Foto: Daily Sabah)

“Kami gagal memenangkan Liga Champions hanya dengan selisih satu pertandingan,” kata Tuchel, dikutip dari talkSPORT, Kamis (25/12/2025). 

Tuchel mengaku kecewa karena merasa performa tim tidak sepenuhnya mendapat pengakuan.

“Dan kami tidak pernah merasa kami berhasil meyakinkan orang-orang dan mereka mengakui performa kami. Kadang hal itu membuat kamu sedikit sedih atau marah,” lanjutnya.

Menurut Tuchel, ekspektasi di PSG berada pada level yang sangat tinggi dan tidak selalu diiringi apresiasi terhadap kerja tim di kompetisi domestik.

“Ekspektasi di sini sangat ekstrem. Kamu merasa apresiasi terhadap apa yang kami lakukan, terutama di liga, tidak ada seperti di Bayern Munchen,” ujarnya.

Natal pahit tersebut kemudian menjadi penanda berakhirnya era Tuchel di Paris, meski jejak prestasi dan sejarah final Liga Champions tetap melekat pada namanya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
4 hari lalu

Liverpool Siapkan Rp1 Triliun untuk Mbaye, PSG Buka Jalan ke Anfield

5 hari lalu

Liverpool Bidik Wonderkid PSG, tapi Harus Bersaing dengan 8 Klub Eropa

7 hari lalu

Bradley Barcola Capai Kesepakatan dengan Liverpool, 2 Transfer PSG Jadi Kuncinya

9 hari lalu

PSG Beri Sinyal Lepas Barcola, Liverpool Harus Gerak Cepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal