Sejak awal babak pertama, Persib tampil menyerang di hadapan pendukung sendiri. Mariano Peralta dan Ikhwan Ali Tanamal menjadi motor serangan yang berulang kali mengancam pertahanan klub asal Vietnam tersebut.
Viettel FC berusaha memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat. Meski kedua tim menciptakan sejumlah ancaman, kebuntuan baru terpecahkan menjelang turun minum ketika Peralta dilanggar di kotak penalti.
Wasit menunjuk titik putih dan Peralta sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo pada menit ke-45. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda hingga pertandingan berakhir.
Pada babak kedua, Persib mencoba mempertahankan keunggulan melalui variasi serangan, termasuk umpan-umpan panjang. Namun, Viettel FC tetap memberikan tekanan dan berupaya mencari gol penyama kedudukan.
Situasi semakin ketat setelah Paulinho Curua menerima kartu kuning kedua pada menit ke-67. Persib kemudian kehilangan Marc Klok akibat kartu kuning kedua, sehingga kedua tim sama-sama melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.