RIYADH, iNews.id – Cristiano Ronaldo dikabarkan memiliki klausul pelepasan rahasia dalam kontraknya bersama Al-Nassr yang membuka peluang hengkang secepat musim panas ini. Isu tersebut mencuat di tengah ketegangan internal dan persaingan ketat Saudi Pro League.
Laporan pada Senin (2/2/2026) menyebut Cristiano Ronaldo sempat melakukan aksi mogok jelang kemenangan Al-Nassr 1-0 atas Al-Riyadh. Situasi ini dikaitkan dengan ketidakpuasan sang pemain terhadap pengelolaan klub oleh Public Investment Fund (PIF).
Ronaldo disebut menilai klub-klub lain yang juga dimiliki PIF, seperti Al-Hilal, Al-Ittihad, dan Al-Ahli, mendapatkan perlakuan lebih menguntungkan dalam urusan transfer pemain.
Di klasemen sementara Saudi Pro League, Al-Nassr berada satu poin di belakang pemuncak klasemen Al-Hilal setelah menjalani 19 pertandingan. Persaingan gelar semakin panas setelah Al-Hilal mengumumkan perekrutan Karim Benzema dari Al Ittihad pada hari yang sama.
Cristiano Ronaldo sendiri belum meraih gelar liga sejak bergabung dengan Al-Nassr pada 2023 usai meninggalkan Manchester United. Kondisi ini menambah tekanan di tengah ekspektasi besar terhadap kehadirannya di Arab Saudi.
Meski muncul kabar ketidakpuasan, Ronaldo menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun pada Juni lalu. Kesepakatan tersebut membuat dia menerima bayaran sekitar 168 juta poundsterling (Rp3,82 triliun) per tahun.
Pendapatan Ronaldo juga ditopang kontrak komersial. Salah satunya kerja sama dengan Nike senilai sekitar 15,5 juta poundsterling (Rp352,59 miliar) per tahun atau setara.