Bagi Emil, gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 bukan semata-mata hasil dari kemampuan teknis para pemain. Dia menilai karakter kuat dan mentalitas pantang menyerah menjadi faktor penting yang membantu Indonesia melewati tekanan sepanjang pertandingan final melawan Thailand.
Kiper tersebut meminta seluruh pemain menikmati keberhasilan setelah menjalani pertandingan panjang yang menguras tenaga dan emosi. Menurut dia, kemampuan untuk bertahan dalam situasi sulit menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia menuju gelar juara.
"Jadi, kita hanya perlu menikmati. Kami layak mendapatkannya. Tim ini memiliki karakter yang sangat kuat dan ini adalah hal yang paling penting," kata Emil.
"Pada akhirnya, sepak bola memang seperti ini, pasang surut. Hal yang paling penting, jangan menyerah. Jadi, kita berhasil melakukannya, kita bahagia," imbuhnya.
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki arti besar bagi sepak bola Indonesia karena mengakhiri penantian panjang gelar kompetisi resmi senior. Sebelum keberhasilan ini, Timnas Indonesia terakhir kali menjadi juara kompetisi resmi level senior pada SEA Games 1991.