Kondisi Abramovich usai Keracunan saat Perundingan dengan Ukraina: Mata Berair-Kulit Mengelupas

Ilham Sigit Pratama
Roman Abramovich mengalami kejadian mengerikan saat mencoba menjadi mediator perdamaian Rusia dan Ukraina. Bos Chelsea itu diduga diracun senjata kimia. (Foto: The Times)

Selain Abramovich, dua rekan senegaranya yang hadir pada pertemuan tersebut juga mengalami gejala serupa. Keracunan tersebut diduga disebabkan oleh senjata kimia yang belum diketahui asal usulnya.

Jurnalis investigasi Bellingcat, Christo Grozev mendapat laporan dari penyidik senjata kimia jika keracunan yang diderita Abramovich tidak akan menyebabkan kerusakan penglihatan secara permanen. Racun tersebut hanya melumpuhkan untuk sementara.

“Itu tidak dimaksudkan untuk membunuh, itu hanya peringatan,” kata Grozev dilansir sumber yang sama.

Abramovich kini memang tengah disibukkan dengan urusan di luar sepak bola menyusul pembekuan seluruh asetnya di Inggris. Pria berusia 55 tahun itu ditugaskan sebagai penyampai pesan antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling

5 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

7 hari lalu

Gagal Dapat Greenwood, AS Roma Beralih ke Bintang Chelsea yang Mulai Tersisih

8 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal