Pada laga kali ini, perangkat pertandingan dinilai hanya menjalankan aturan sesuai regulasi yang berlaku. Meski begitu, keputusan tersebut tetap memicu kemarahan kubu Bayern Munchen.
Kegagalan lolos ke final terasa semakin menyakitkan bagi Bayern karena mereka tampil di kandang sendiri. Padahal tim asal Jerman itu memiliki lini serang tajam dengan Harry Kane sebagai ujung tombak, didukung Luis Diaz dan Michael Olise.
Di sisi lain, PSG kembali menunjukkan dominasi mereka dalam dua musim terakhir. Tim asuhan Luis Enrique itu kini melaju ke final Liga Champions dan akan menghadapi Arsenal di Budapest pada akhir bulan nanti.
Arsenal memastikan tiket final setelah menang agregat 2-1 atas Atletico Madrid. Duel final nanti diprediksi menghadirkan pertarungan berbeda karena tim Mikel Arteta dikenal lebih pragmatis dibanding gaya menyerang agresif PSG.