Sebelumnya, Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra sudah menyampaikan pertandingan Persija melawan Persib memiliki nilai spesial. Dia menyebut laga tersebut membutuhkan dukungan ekstra dari para suporter.
Kembalinya The Jakmania ke Tribun Timur SUGBK juga menjadi momen penting dalam pertandingan tersebut. Mereka ingin memberikan atmosfer berbeda untuk menyambut kembalinya duel klasik antara Persija dan Persib di ibu kota.
"Jadi ini spesial, kembali lagi The Jakmania di tribun timur. Semoga nanti cita-citanya pertandingan berikutnya bisa kita koreo di semua tribun," tutur Aditya.
Koreografi “Never Bow Down” menjadi simbol semangat The Jakmania untuk terus mendukung Persija dalam pertandingan besar. Kehadiran ribuan suporter dengan kreativitas visual tersebut menambah warna dalam rivalitas panjang Persija kontra Persib.
El Clasico Indonesia kali ini bukan hanya mempertaruhkan tiga poin, tetapi juga menjadi panggung bagi suporter kedua tim untuk menunjukkan loyalitas dan kreativitas dalam mendukung klub kebanggaan masing-masing.