MALANG, iNews.id – Arema FC mengalami krisis gol di Super League 2025-2026 sejak Dalberto Luan Belo absen karena urusan pribadi di Brasil. Ketidakhadiran striker utama tersebut langsung berdampak besar pada produktivitas lini serang Singo Edan.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Arema FC hanya mampu mencetak dua gol. Situasi ini memperlihatkan ketergantungan tinggi tim pada satu sosok di lini depan.
Dua gol tersebut pun tidak lahir dari penyerang. Iksan Lestaluhu yang berposisi sebagai bek kiri mencatatkan namanya di papan skor saat Arema FC bermain imbang 2-2 melawan Madura United.
Pada laga lain, Arema FC benar-benar kehilangan daya dobrak. Menghadapi Persita Tangerang dan Bali United, Arema FC gagal mencetak gol dan harus menerima kekalahan identik 0-1.
Mandeknya produktivitas gol membuat tekanan semakin besar. Arema FC kesulitan mengonversi peluang, meski mampu menciptakan beberapa momen di area lawan.