Park juga tampak mengepalkan tangan. Bahkan, dia sempat memperlihatkan gestur seolah menantang para suporter turun ke lapangan untuk berkelahi dengannya.
Provokasi dari tribun disebut terus berlanjut. Park pun tidak segera meninggalkan lokasi konfrontasi meski situasi semakin tegang.
Sejumlah ofisial dari kedua klub berusaha menenangkan dan memisahkan Park dari suporter. Namun, pelatih berusia 67 tahun itu masih terlihat tidak bisa menerima perlakuan yang diduga ditujukan kepadanya.
Beruntung, ketegangan tersebut tidak berkembang menjadi bentrokan fisik. Ofisial Kanchanaburi Power FC akhirnya membawa Park bersama para pemain menuju ruang ganti untuk menghindari keributan lebih lanjut.
Insiden ini menambah sorotan terhadap Park yang dalam beberapa bulan terakhir beberapa kali terlibat polemik di sepak bola Thailand. Pada September lalu, dia melontarkan kritik terhadap keputusan wasit dan mengaitkannya dengan hasil buruk sepak bola Thailand saat menghadapi Vietnam.