“Artinya segala kemungkinan sebelum peluit panjang atau pertandingan itu terlaksana, semua masih fifty-fifty,” lanjutnya.
Kurniawan menekankan pentingnya evaluasi setelah hasil kurang maksimal di ajang sebelumnya. Tim pelatih kini fokus memperbaiki beberapa aspek krusial.
Penyelesaian akhir menjadi salah satu perhatian utama. Selain itu, mental bertanding juga terus digenjot agar pemain lebih siap menghadapi tekanan.
“Saya pengen pemain punya winning mentality itu yang paling penting. Dan yang pasti dalam pertandingan di level Asia mereka tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang elementer yang akhirnya menjadi bumerang buat tim kita,” ujarnya.
Dia menilai kesalahan kecil bisa berdampak besar di level Asia. Oleh karena itu, disiplin dan konsentrasi menjadi kunci dalam setiap pertandingan.