"Tetap dengan penonton, sesuai dengan standar kapasitas yang ada di sana. Ya harapan kita tentunya semua bisa berjalan dengan lancar," kata Ferry kepada wartawan.
Dia juga menekankan keputusan ini merupakan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian demi menjaga situasi tetap kondusif.
"Kami sangat menghormati apa yang ada di dalam situasi di dalam apa namanya, di pihak kepolisian, dan tentunya jalan keluar yang terbaik yang kita lakukan dengan memindahkan ke Kalimantan Timur merupakan solusi yang paling baiklah," sambung dia.
Stadion Segiri yang menjadi lokasi pertandingan memiliki kapasitas sekitar 13 ribu penonton. Kondisi ini membuka peluang bagi suporter Persija, The Jakmania, untuk memenuhi stadion.
Namun, larangan bagi suporter tim tamu tetap tidak berubah. Kebijakan ini konsisten dengan sejumlah pertandingan berisiko tinggi sebelumnya.