LaLiga Bongkar Jaringan Pembajakan Global, Vonis Terbesar Dijatuhkan

Abdul Haris
Presiden LaLiga Javier Tebas. (Foto: LaLiga)

MADRID, iNews.id –LaLiga menjadi aktor utama dalam pengungkapan jaringan IPTV ilegal yang dijatuhi denda lebih dari 43 juta euro atau sekitar Rp868 miliar oleh pengadilan Spanyol.

Putusan tersebut dikeluarkan Majelis Pidana Pengadilan Nasional Spanyol dalam kasus besar pelanggaran hak kekayaan intelektual, pasar dan konsumen, serta pencucian uang. Nilai kompensasi yang dijatuhkan termasuk salah satu yang terbesar dalam sejarah kasus serupa di negara tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan Nagravision yang kemudian dikembangkan secara signifikan oleh LaLiga. Bukti pembelian konten ilegal menjadi faktor kunci dalam proses pembuktian di pengadilan.

Sejumlah pihak turut memperkuat gugatan sebagai penuntut swasta, seperti Movistar Plus+, Mediapro, dan Egeda. Para terdakwa akhirnya menerima dakwaan bersama dari jaksa dan pihak terkait.

Penyelidikan dilakukan oleh unit kejahatan siber kepolisian Spanyol dengan dukungan Europol dan Eurojust. Koordinasi lintas negara menjadi faktor penting dalam membongkar jaringan tersebut.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
7 hari lalu

PUMA dan LALIGA Siapkan Bola Spesial El Clasico 2026, Ini Keunggulan Teknologinya

18 hari lalu

Drama Pembajakan Pesawat Tujuan Israel, Saudi Larang Pesawat Militer Zionis Masuki Wilayahnya

28 hari lalu

Simeone Sindir Mourinho usai Derby Madrid: Hormati Wasit dan Jangan Lewati Batas!

28 hari lalu

Mourinho Bawa Bukti Kontroversi Wasit usai Real Madrid Kalah 1-2 dari Atletico, Soroti Dua Insiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal