“Dan yang lainnya adalah Ronaldinho. Karena pada tahun 2005, kami pergi ke Nou Camp Nou (Liga Champions). Itu pertemuan pertama saya dengan seorang pemain dari planet yang berbeda. Dia dan (Samuel) Eto'o pada hari itu, terutama pergerakan Ronaldinho. Saya seperti 'wow ini berbeda'," ujarnya.
Lampard ditanya mengapa tidak memasukkan nama Ronaldo ke dalam daftar pemain tersulit yang pernah dilawannya. Padahal dia pernah dikalahkan CR7 pada final Liga Champions 2008.
Kala itu MU dan Ronaldo mampu mengalahkan Chelsea via adu penalti. Tapi Lampard punya alasan kuat mengapa mencoret nama CR7 dari daftar lawan paling merepotkan.
“Saya tidak melawan Ronaldo di puncak kariernya. Saya melawannya di MU, ketika dia sedang berkembang. Puncak kariernya di Real Madrid. Di sana dia melakukan banyak hal luar biasa," tuturnya.
“Jadi saya tidak benar-benar melawannya (Ronaldo) saat itu. Tidak seperti saat jumpa Messi. Saya tidak pernah bisa mendekatinya. Dia sangat luar biasa," ucapnya.