Menurut Erick, peluang suporter kembali bertandang muncul karena operator melihat relasi antarsuporter mulai membaik. Kondisi ini dinilai harus terus dijaga agar tragedi serupa Kanjuruhan tidak terulang.
“Kita lihat, dan saya berharap para suporter ini kesempatan kita menjaga ya, bagaimana kembali yang selalu saya bilang, semua harus menghormati sesama anak bangsa, ya. Kita harus pastikan semua suporter bisa pulang ke rumah dengan selamat. Dan sangat sedih kalau kita lihat kasus kekerasan itu di Indonesia makin tinggi hari ini,” ujar Erick.
Erick menutup dengan pesan keras soal kemanusiaan di sepak bola.
“Kemarin ada kasus mengenai wanita yang sangat viral yang sangat mungkin buat saya sebagai orang tua yang punya anak perempuan juga di luar ekspektasi. Nah ini juga sama, di sepak bola pun kita sering melihat kasus-kasus sesama suporter ini seakan-akan ya ini bukan manusia yang mereka lakukan kekerasan gitu. Nah ini yang harap dijaga nih sesama anak bangsa,” pungkasnya.