“Dari 2.500 individu hanya delapan positif. Dan para pemain sudah dalam fase akhir penyakit dan minggu ini mereka akan diuji lagi,” ujarnya.
Tebas juga menegaskan, jika kompetisi dimulai kembali, protokol kesahatan tetap akan menjadi prioritas yang pihaknya jaga. Di antaranya memastikan seluruh pemain akan diuji 24 jam sebelum pertandingan.
“Dalam lingkungan pertandingan, infeksi praktis tidak mungkin karena kami telah melakukan penelitian yang akan kami sajikan untuk menghadapi risiko terkecil ada dalam pertandingan jika semua orang menghormati protokol medis,” tuturnya.
“Jika semuanya dilakukan sebagaimana mestinya, seharusnya tidak ada infeksi. Jika lima yang terinfeksi muncul di satu klub, itu karena kelalaian,” dia menjelaskan.
Otoritas setempat sudah memberi lampu hijau kepada klub-klub Primera Division dan Segunda Division untuk berlatih secara individu di kamp pelatihan mereka pekan lalu. Langkah ini merupakan awal dari program untuk memulai kembali kompetisi pada pertengahan Juni nanti.