Gol tersebut menjadi torehan ke-26 Messi di MLS musim 2026. Catatan itu sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan perebutan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak kompetisi.
New England Revolution sebenarnya sempat mendapatkan peluang menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir. Bola masuk ke gawang Inter Miami melalui gol bunuh diri Ian Fray, tetapi gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan video karena posisi offside dalam proses serangan.
Keputusan itu membuat keunggulan Inter Miami tetap bertahan. Skor 2-1 tidak berubah hingga pertandingan berakhir dan Messi kembali menjadi sosok penentu kemenangan timnya.
Penampilan gemilang Messi mendapatkan pujian dari pelatih Inter Miami, Cristian 'Kily' Gonzalez. Dia menilai kapten timnya masih menunjukkan kualitas luar biasa meski sudah memasuki usia 39 tahun.
Menurut Gonzalez, kontribusi Messi tidak hanya terlihat melalui gol, tetapi juga kemampuannya memberikan pengaruh besar terhadap hasil pertandingan.