Keputusan akhir naturalisasi sepenuhnya berada di tangan Herdman. Sumardji menilai pelatih asal Inggris tersebut paling memahami kebutuhan tim, baik dari aspek teknis, taktik, maupun komposisi pemain jangka panjang.
"Apakah nanti memang sesuai dengan apa yang kami inginkan, yang pelatih inginkan atau tidak. Tentu, itu semua adalah proses pemanggilan, dilihat bagaimana perkembangan kedepannya seperti apa," ucap Sumardji.
Sumardji belum bisa memastikan durasi pemantauan terhadap Luke Vickery dan Mitchell Baker. Dia menyebut tidak ada target waktu pasti dalam proses ini karena keputusan akan diambil murni berdasarkan kebutuhan tim.
"Ya, kembali lagi ya, kembali lagi kami akan lihat betul kebutuhan ini. Saya tidak bisa mengatakan targetnya seminggu, dua minggu, sebulan, itu tidak. Yang pasti, dari hasil saat sekarang ini, kedua pemain ini uji coba, ya, dilihat," ucapnya.
Jika penilaian Herdman berujung rekomendasi positif, BTN memastikan proses naturalisasi kedua pemain tersebut akan diperjuangkan. "Jika nanti betul-betul sesuai dengan kebutuhan, tentu pelatih akan memberikan rekomendasi dan kami akan perjuangkan," sambung Sumardji.
Langkah ini menegaskan pendekatan selektif Timnas Indonesia dalam menambah amunisi baru. Bukan sekadar paspor, performa dan kecocokan menjadi kunci sebelum Luke Vickery dan Mitchell Baker benar-benar melangkah ke tahap berikutnya bersama skuad Garuda.