Meski hanya kebobolan satu gol dalam dua laga, Maarten tetap menjadi sasaran kritik. Pengamat sepak bola Belanda Rene Van Der Gijp menilai Ajax melakukan keputusan yang tidak tepat saat merekrutnya.
“Bagaimana Anda bisa mendatangkan kiper seperti Paes? Dia tidak membuat segalanya lebih mudah di lini belakang, bukan?” kata Rene Van Der Gijp, dikutip dari Voetbal Primeur, Kamis (5/3/2026).
Kritik juga datang dari Valentijn Driessen. Dia menilai performa Ajax Amsterdam secara keseluruhan masih jauh dari harapan.
“Mengapa orang-orang ini dibayar? Untuk menampilkan ini. Ini benar-benar mengerikan,” kata Valentijn Driessen.
Di tengah kritik yang muncul, Maarten Paes tetap memilih fokus pada performa tim. Dia menegaskan kepentingan tim menjadi prioritas utama dibanding pencapaian pribadi.
“Saya ingin klub ini menjadi sebaik mungkin. Selama bertahun-tahun, saya lebih menghargai proses tim daripada kemajuan pribadi saya,” ujar Maarten Paes.
Kiper Timnas Indonesia tersebut kini berusaha meningkatkan performa bersama Ajax Amsterdam. Dia berharap dapat membantu tim tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya di kompetisi domestik Belanda.