Meski nama Moriyasu ramai dikaitkan dengan kursi pelatih Malaysia, Presiden FAM Datuk Ab Ghani Hassan belum memberikan sinyal kuat mengenai kemungkinan perekrutan tersebut. Dia menegaskan belum ada langkah konkret yang dilakukan federasi.
"Belum ada langkah konkret di pihak FAM. Kami akan membicarakan isu ini lebih dalam," ucap Ghani Hassan dikutip dari Berita Harian.
Pernyataan tersebut menunjukkan pembahasan mengenai calon pelatih Malaysia masih berada pada tahap awal. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari FAM mengenai negosiasi ataupun penunjukan Moriyasu sebagai pelatih Harimau Malaya.
Sebelumnya, FAM menyatakan akan mengevaluasi posisi pelatih setelah pembentukan komite eksekutif baru. Evaluasi itu berkaitan dengan kebutuhan tim nasional dan ambisi Malaysia menembus Piala Dunia 2030.
Ghani disebut berminat mendatangkan pelatih asing yang memiliki pengalaman memadai. Meski demikian, peluang pelatih lokal tetap terbuka selama mampu menunjukkan kapasitas dan memberikan hasil sesuai harapan federasi.