Sofyan juga memastikan Maluku Utara tetap memiliki tempat dalam perjalanan klub setelah perubahan identitas menjadi Java United.
"Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional,” kata Sofyan.
Manajemen Java United memutuskan mempertahankan seluruh aset yang sudah dibangun di Kota Ternate. Salah satu fasilitas yang tetap dipertahankan adalah training ground yang akan digunakan sebagai bagian dari pengembangan sepak bola usia dini melalui Akademi Merah Putih.
Akademi tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan klub asal Portugal, SL Benfica. Program pembinaan akan menggunakan metode terstruktur dengan perhatian pada pengembangan karakter anak.
Akademi Merah Putih menyasar anak yatim-piatu dan anak dari keluarga tidak mampu berusia 7-9 tahun. Program tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 150 anak.