“Dalam konteks tersebut, prioritas utama kami adalah membawa penggemar kembali ke stadion dengan aman dan secepat mungkin,” ujarnya.
MU tidak sendiri. Kondisi serupa juga dialami klub-klub raksasa dunia seperti Barcelona, Liverpool, dan Inter Milan.
Tapi pada April lalu, MU berada di daftar teratas klub dengan kerugian paling besar di pentas Premier League. Mereka rugi 17,6 juta euro (Rp315 miliar).