Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

Reynaldi Hermawan
Mantan pemain Arsenal mengakui pernah memperoleh sertifikat vaksin Covid-19 tanpa vaksinasi (Foto: The Sun)

Kasus Xhaka juga mengingatkan pada perkara mantan pelatih Timnas hoki es Swiss, Patrick Fischer. Pada 2023, Fischer dinyatakan bersalah menggunakan sertifikat Covid-19 palsu untuk dapat bekerja pada Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing dan dijatuhi denda 38.000 franc Swiss oleh pengadilan pidana. Pada April tahun ini, dia diberhentikan dari jabatannya dan kemudian dijatuhi larangan selama empat tahun oleh Federasi Hoki Es Internasional.

Xhaka sendiri merupakan salah satu pemain penting Timnas Swiss. Dia tampil di Piala Eropa 2021 dan 2024, Piala Dunia Qatar 2022 dan 2026.

Knabel juga menegaskan sertifikat vaksin tersebut bukan syarat bagi Xhaka untuk tampil dalam turnamen besar atau pertandingan internasional.

"Granit tidak membutuhkan sertifikat vaksinasi untuk berpartisipasi dalam turnamen besar atau pertandingan internasional. Asosiasi Sepak Bola Swiss (SFV) pada saat itu mengeluarkan rekomendasi vaksinasi, bukan kewajiban."

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
1 hari lalu

Arteta Bergerak usai Arsenal Kalah dari Brighton, Striker Rp817 Miliar Masuk Daftar Belanja

3 hari lalu

Arsenal Dibantai Brighton, Puncak Klasemen Premier League Lepas!

4 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

6 hari lalu

Juventus Bidik Winger Arsenal yang Jarang Dimainkan Arteta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal