Kasus Xhaka juga mengingatkan pada perkara mantan pelatih Timnas hoki es Swiss, Patrick Fischer. Pada 2023, Fischer dinyatakan bersalah menggunakan sertifikat Covid-19 palsu untuk dapat bekerja pada Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing dan dijatuhi denda 38.000 franc Swiss oleh pengadilan pidana. Pada April tahun ini, dia diberhentikan dari jabatannya dan kemudian dijatuhi larangan selama empat tahun oleh Federasi Hoki Es Internasional.
Xhaka sendiri merupakan salah satu pemain penting Timnas Swiss. Dia tampil di Piala Eropa 2021 dan 2024, Piala Dunia Qatar 2022 dan 2026.
Knabel juga menegaskan sertifikat vaksin tersebut bukan syarat bagi Xhaka untuk tampil dalam turnamen besar atau pertandingan internasional.
"Granit tidak membutuhkan sertifikat vaksinasi untuk berpartisipasi dalam turnamen besar atau pertandingan internasional. Asosiasi Sepak Bola Swiss (SFV) pada saat itu mengeluarkan rekomendasi vaksinasi, bukan kewajiban."