Manchester City memang ikut memanaskan situasi, namun sikap Guehi tetap konsisten. Dia memilih menunggu, menilai posisi akhir klub-klub peminat, kejelasan peran, serta proyek jangka panjang sebelum mengambil keputusan final.
Crystal Palace menyadari situasi tersebut. Dengan performa tim yang naik-turun dan ketertarikan klub-klub Eropa, arah masa depan Guehi semakin condong ke kepindahan.
Saga transfer ini berjalan tanpa kegaduhan. Tidak ada ultimatum, tidak ada drama publik. Marc Guehi mengendalikan langkahnya sendiri, dan Liverpool serta Arsenal kini hanya bisa bersabar menanti musim panas.