Sumardji mengungkap hasil pemeriksaan medis menunjukkan cedera Mauro masuk kategori cukup serius. Kondisi tersebut membuat dia berpotensi menepi hingga beberapa bulan ke depan.
"Grade 2, jadi ya mungkin agak lumayan, mungkin bisa dua atau tiga bulan," kata Sumardji kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Stadion Madya, Jakarta pada Minggu (29/3/2026).
"Iya," tambahnya ketika ditanya soal cedera lutut.
Durasi pemulihan selama dua hingga tiga bulan membuat peluang Mauro untuk melanjutkan musim 2025-2026 bersama Persija Jakarta semakin kecil. Jadwal kompetisi yang akan berakhir pada 23 Mei mendatang membuat waktunya tidak cukup untuk kembali ke kondisi terbaik.
Situasi ini juga berdampak pada perjalanan karier Mauro bersama Persija. Sejak bergabung pada bursa transfer paruh musim, dia baru mencatat dua penampilan.
Dia sempat tampil saat menghadapi Bali United dan PSM Makassar pada Februari lalu. Namun, kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih membuatnya absen dalam dua laga terakhir Macan Kemayoran.
Meski tidak masuk skuad, Mauro tetap hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia. Dia menjalani program terpisah yang difokuskan pada pemulihan cedera.
Sementara itu, Jens Raven langsung bergabung dan mengikuti latihan penuh bersama tim. Kehadirannya diharapkan mampu mengisi kekosongan lini depan sekaligus menjaga peluang Timnas Indonesia meraih gelar di final FIFA Series 2026.