Nama Erick memang memiliki hubungan dengan sepak bola Italia. Dia pernah memimpin Inter Milan pada periode 2013–2018, sehingga rekam jejaknya di klub tersebut menjadi salah satu hal yang disorot saat dia tampil dalam seremoni MotoGP Mandalika.
Perhatian media Italia itu sekaligus menambah eksposur internasional bagi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi olahraga bergengsi. MotoGP Mandalika tidak hanya menghadirkan pertarungan di lintasan, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkenalkan Indonesia kepada audiens global.
Erick Thohir menilai penyelenggaraan ajang olahraga internasional perlu memberikan manfaat yang melampaui persaingan di arena. Menurut dia, event seperti MotoGP dapat membantu memperkuat citra Indonesia, menggerakkan perekonomian daerah, mengembangkan pariwisata olahraga, serta mendorong pertumbuhan industri olahraga nasional.
“Ketika Indonesia menjadi tuan rumah ajang olahraga dunia, yang kita hadirkan bukan hanya sebuah kompetisi. Kita juga membawa nama Indonesia ke hadapan masyarakat internasional," ujar Erick dikutip dari rilis resmi Kemenpora, Senin (12/10/2026).
"Karena itu, penyelenggaraan event olahraga harus memberikan manfaat yang nyata, mulai dari penguatan citra bangsa, pergerakan ekonomi daerah, hingga tumbuhnya industri olahraga dan pariwisata,” tambahnya.