Mengenang Budi Juhanis, Playmaker Panutan di Persebaya yang Punya Umpan Terukur

Aan Haryono
Persebaya Surabaya berduka. Budi Juhanis, playmaker legendaris klub berjuluk Green Force itu, meninggal dunia pada Rabu (3/3/2021) pukul 04.00 WIB. (Foto: Intsagram @officialpersebaya)

Mantan striker Persebaya Mustaqim juga mengakui kejeniusan sang legendaris. Dia menempatkan Budi Juhanis sebagai gelandang yang punya selera tinggi dan style yang jarang ditemukan. Posisi playmaker waktu itu menempati tugas yang begitu berat. 

"Keinginan striker sepertinya diketahuinya, jadi umpan bolanya terukur," ucapnya. 

Selain itu, Budi Juhanis juga dianggap sebagai leader di lapangan. Mustaqim pernah satu tim dengan Budi Juhanis pada kompetisi 1985/1986. Dalam peran besar yang diberikan Budi Juhanis saat itu Persebaya juara pada 1986/1987.

"Budi sosok yang jenius, kami semua merasakan sangat kehilangan," ucap Mustaqim. 

Hal senada diucap Ibnu Grahan, mantan gelandang Persebaya. Dia merasakan sangat kehilangan ketika mendengar kabar duka meninggalnya sahabat terbaiknya di lapangan hijau. Baginya, Budi Juhanis adalah mentor semua pemain. Sosok yang begitu memiliki magnet dengan kreativitas permainan yang atraktif.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib Bandung, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Arema FC Pertahankan 7 Pilar Lokal, Fondasi Singo Edan Tetap Dijaga

57 tahun lalu

Super League 2026-2027 Tetap 18 Klub, Aturan U-23 Diubah Jadi Bonus Uang untuk Klub

57 tahun lalu

Ramadhan Sananta Blak-blakan Tergoda Gabung Persebaya karena Ingin Reuni dengan Sosok Spesial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal