Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (Foto: Dok Kemenpora)

Menpora: Timnas U-20 Mau TC di Mana pun Silakan, Negara yang Bayar

Abdul Haris

JAKARTA, iNews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, negara siap membiayai di mana pun Timnas Indonesia U-20 mau melakukan pemusatan latihan (TC).

Hal itu diutarakan Zainudin merespons konflik PSSI dengan Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong perihal lokasi TC.

Dalam polemik tersebut, Shin ingin membawa Timnas berlatih di Korea Selatan (Korsel), karena khawatir masalah pandemi Covid-19 yang masih ganas di Tanah Air. Selain itu, mantan nakhoda Timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu juga ingin Tim Garuda menjajal kekuatan dengan klub-klub negaranya yang levelnya lebih tinggi.

Namun, permintaan Shin ditolak PSSI. Federasi sepak bola di Indonesia itu ngotot agar Shin datang ke Jakarta dan memimpin latihan di sini.

Cekcok PSSI dan Shin ini jadi santapan media di Indonesia dan Korsel sehingga membuat gaduh persepakbolaan di Tanah Air.

Merespons kondisi itu, Menpora meminta PSSI dan Shin segera bertemu untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di antara mereka, bukan saling berbalas “pantun” di media.

“Jangan perang statement, ayo duduk bersama, kan ada kontrak. Ini yang bikin runyam, belum jalan sudah muncul polemik itu,” ujar Menpora dalam Webinar di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Zainudin khawatir polemik ini bakal mencoreng nama Indonesia di mata dunia. Padahal, negara ini harus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Zainudin juga menegaskan pemerintah memberi kebebasan kepada PSSI terkait persiapan Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia U-20 nanti. Dalam hal ini, dia mengingatkan, proposal anggaran yang diajukan harus melewati tahap peninjauan agar tidak bermasalah dikemudian hari.

“Komitmen pemerintah mau latihan di mana saja silakan, mau di negara mana silakan, negara yang biayai. Tapi ini menyangkut APBN, proposal yang diajukan harus kita review. Setiap satu rupiah harus dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

“Saya sudah diperintah Pak Presiden, mau latihan di mana saja ikuti, kita enggak ada keterbatasan. Bukan hanya boleh di dalam negeri," katanya.


Editor : Abdul Haris

BERITA TERKAIT