Keputusan itu membuat momentum tuan rumah terhenti, sementara Inter Miami mulai menguasai tempo permainan dengan penguasaan bola yang lebih stabil.
Inter Miami sendiri mencoba membuka keunggulan lewat skema bola mati. Lionel Messi mengirim umpan sepak pojok yang disambut sundulan German Berterame, namun bola masih melambung di atas mistar.
Meski peluang belum berbuah gol, tekanan Inter Miami terus meningkat menjelang akhir babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-82 melalui aksi Rodrigo De Paul. Dia memanfaatkan skema sepak pojok pendek, mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Rafael Cabral.
Gol tersebut langsung mengubah ritme pertandingan dan membuat Real Salt Lake kehilangan konsentrasi.