Kemenangan tersebut mengangkat Manchester United ke posisi empat besar klasemen Premier League. Mereka kini unggul tiga poin atas Liverpool dan Chelsea dalam persaingan menuju Liga Champions musim depan.
Laga melawan Everton tidak berjalan mudah. United tidak tampil seimpresif saat mengalahkan Arsenal dan Manchester City pada dua pertandingan awal era Carrick.
Namun Carrick puas dengan semangat bertahan timnya. Sebelum dia datang, United hanya mencatat dua clean sheet dalam 29 pertandingan musim ini. Kini mereka sudah membukukan tiga clean sheet dalam enam laga.
"Kami harus bekerja sangat keras. Kredit untuk Everton, mereka membuat pertandingan menjadi sulit dan memaksa kami banyak bertahan di kotak penalti. Semangat kami saat bertahan di kotak penalti sangat luar biasa," tambah Carrick.
Penampilan kiper muda asal Belgia, Senne Lammens, juga mendapat apresiasi tinggi. Dia melakukan beberapa penyelamatan penting yang menjaga gawang tetap aman.
"Senne tampil luar biasa malam ini. Anda tidak bisa berharap lebih banyak dari seorang penjaga gawang. Itu adalah penampilan yang sangat teladan, jadi saya sangat senang untuk dia," tuturnya.
"Anda ingin seorang penjaga gawang yang bisa meredakan kekacauan dan Senne adalah sosok itu. Ketengangan dan ketenangannya membantu para pemain di depannya," ucapnya.
Sejak memimpin tim, Carrick mencatat lima kemenangan dan satu hasil imbang. Dengan kontribusi konsisten Sesko sebagai super-sub, Manchester United kini kembali menjadi penantang serius dalam perebutan tiket Liga Champions.