Salah juga menegaskan betapa besar arti klub tersebut dalam hidupnya. “Saya ingin memulai dengan mengatakan saya tidak pernah membayangkan seberapa dalam klub ini, kota ini, dan orang-orangnya menjadi bagian dari hidup saya. Liverpool bukan sekadar klub sepak bola. Ini adalah gairah, sejarah, dan semangat yang sulit dijelaskan dengan kata-kata,” ucapnya.
Salah mengenang perjalanan panjangnya bersama Liverpool, termasuk saat meraih trofi dan menghadapi masa sulit. Dia juga memberikan penghargaan kepada rekan setim serta semua pihak yang terlibat selama kariernya di klub tersebut.
“Kami merayakan kemenangan, memenangkan trofi-trofi penting, dan berjuang bersama melewati masa sulit. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang menjadi bagian dari klub ini, terutama rekan setim saya, baik yang dulu maupun sekarang,” katanya.
Untuk para suporter, dia mengaku tidak mampu mengungkapkan rasa terima kasih secara penuh. “Dukungan yang kalian berikan di masa terbaik dalam karier saya, dan saat masa tersulit, tidak akan pernah saya lupakan. Saya akan selalu membawa itu bersama saya,” tutur dia.
Salah menutup dengan pesan yang menyentuh. “Pergi tidak pernah mudah. Kalian memberi saya masa terbaik dalam hidup saya. Saya akan selalu menjadi bagian dari kalian. Klub ini akan selalu menjadi rumah bagi saya dan keluarga saya. Terima kasih untuk segalanya. Karena kalian semua, saya tidak akan pernah berjalan sendirian,” tuturnya.