Upaya tersebut langsung mendapat penolakan. Manchester United kemudian tetap menjadikan Lewis Hall sebagai pilihan utama setelah sepanjang musim panas memantau bek Newcastle tersebut.
Manchester United menilai Hall sebagai sosok ideal untuk menjadi penerus Luke Shaw. Pemain berusia 21 tahun itu dianggap mampu memberikan persaingan sekaligus menjadi opsi jangka panjang di sektor kiri pertahanan.
Kontrak Shaw bersama Manchester United akan berakhir pada Juni 2027. Situasi tersebut membuat kebutuhan mencari penerusnya semakin mendesak bagi klub yang sudah 13 kali menjuarai Premier League tersebut.
Namun, Newcastle United sejak awal sudah menegaskan Hall tidak untuk dijual. Situasi itu membuat Manchester United kesulitan menyelesaikan transfer meski terus memasukkan nama sang pemain dalam daftar incaran utama.
Peluang terakhir sempat muncul pada deadline day. Menurut laporan Daily Mail, Newcastle meminta tawaran lebih dari 75 juta pounds atau sekitar Rp1,79 triliun hanya untuk mempertimbangkan kemungkinan melepas Hall.