Situasi itu bisa menjadi alasan bagi Carrick untuk mempertimbangkan Yoro sebagai starter di posisi bek kanan. Secara karakteristik, Yoro memiliki kemampuan bertahan, kekuatan fisik, serta kecepatan yang dapat membantu mengatasi winger lawan.
Perpindahan posisi tersebut juga bisa menjadi jalan bagi Yoro untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak tanpa harus langsung menggeser Martinez atau Maguire dari posisi bek tengah.
Manchester United tentu tidak mengeluarkan hampir £60 juta atau sekitar Rp1,4 triliun untuk seorang pemain muda hanya agar dia mendapatkan menit bermain terbatas. Yoro didatangkan dengan ekspektasi besar dan dianggap memiliki potensi menjadi bintang masa depan.
Dengan pertahanan Manchester United yang sudah kebobolan enam gol dalam tiga laga Premier League, Carrick memiliki alasan kuat untuk mencari formula baru.
Yoro kini memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya. Jika Carrick berani memberinya peran sebagai bek kanan sejak awal, eksperimen tersebut bisa menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pertahanan Manchester United sekaligus membuka jalan bagi sang bek muda menuju posisi reguler.