Keputusan itu tidak lepas dari perubahan prioritas transfer klub. Kehadiran Anthony Gordon membuat posisi sayap kiri tidak lagi menjadi kebutuhan mendesak bagi Barcelona.
Menurut laporan AS, Rashford sebenarnya bersedia melakukan pengorbanan besar demi melanjutkan kariernya di Camp Nou. Dia dikabarkan siap menerima pemotongan gaji agar transfer permanen bisa terwujud.
Meski begitu, Barcelona tetap memilih fokus pada kebutuhan lain dalam skuad. Klub tersebut dinilai lebih membutuhkan tambahan pemain di sektor penyerang tengah dibanding menambah pemain sayap.
Rashford juga menunjukkan komitmen besar kepada Barcelona. Dia rela menunggu keputusan klub dan tidak terlalu membuka diri terhadap tawaran dari tim lain selama masa peminjaman berlangsung.
Namun dalam sepak bola modern, performa bagus tidak selalu menjamin kontrak permanen. Pertimbangan finansial dan kebutuhan tim menjadi faktor utama dalam menentukan arah kebijakan transfer.