Turner menjelaskan aksen merah gelap pada jersey terinspirasi dari warna batu bata merah yang banyak terlihat pada bangunan tua Manchester.
"Jadi batu bata merah adalah referensi langsung untuk aksen merah gelap pada jersey. Kemudian sering kali pada bangunan-bangunan ini, seperti berjalan di pusat kota, Peveril of the Peak, dan semua landmark terkenal yang sering kita kunjungi," tuturnya.
Sementara warna hijau pada jersey menggambarkan detail bangunan seperti pipa, kusen jendela, dan elemen arsitektur lain yang menjadi ciri khas sejumlah bangunan Manchester.
"Stripes hijau mewakili pipa hijau dan berbagai hal seperti kusen jendela serta tepian bangunan yang ditemukan di landmark tersebut," kata Turner.
Salah satu inspirasi utama desain ini adalah Salford Lads and Girls Club, sebuah pusat kegiatan anak muda yang telah mendukung banyak generasi melalui olahraga dan musik.
"Palet warna ini benar-benar terinspirasi dari lokasi geografis, tetapi cerita utamanya adalah tentang kaum muda dan banyak institusi pemuda di Manchester," ungkap Turner.
"Selama lebih dari 100 tahun, mereka menjadi institusi pemuda yang terutama mendukung komunitas kelas pekerja di kota ini. Hal-hal tersebut sangat identik dengan Manchester dan kami ingin memasukkannya ke dalam desain," tambahnya.