MANCHESTER, iNews.id - Michael Carrick ternyata sempat enggan kembali menekuni dunia kepelatihan sebelum Manchester United datang menawarkan pekerjaan. Pengakuan tersebut diungkap mantan rekan setimnya, Nicky Butt, di tengah tekanan yang kini membayangi Carrick setelah awal musim 2026-2027 yang mengecewakan.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih sementara Manchester United pada Januari 2026 setelah klub berpisah dengan Ruben Amorim. Awalnya, penunjukan mantan gelandang Setan Merah itu dipandang sebagai solusi jangka pendek untuk menyelamatkan musim.
Namun, Carrick justru mampu membawa Manchester United finis di posisi ketiga Liga Inggris dan kembali ke Liga Champions. Dia mencatat 12 kemenangan dari 17 pertandingan terakhir di kompetisi tersebut, sebuah pencapaian yang membuat manajemen memberinya kontrak berdurasi dua tahun.
Harapan besar menyambut musim baru pun muncul setelah keberhasilan itu. Akan tetapi, situasi berubah cepat ketika Manchester United hanya mengoleksi enam poin dari enam pertandingan pertama Liga Inggris 2026-2027.
Hasil imbang melawan Tottenham Hotspur yang bermain dengan 10 orang semakin menambah tekanan terhadap Carrick. Gol penyama kedudukan Dominic Solanke pada masa tambahan waktu membuat Manchester United gagal mengamankan kemenangan di Old Trafford.