Tekanan terhadap Carrick semakin besar setelah MU bermain imbang 1-1 melawan Tottenham pada Sabtu lalu. Setan Merah sempat unggul melalui Bryan Mbeumo sebelum kebobolan gol Dominic Solanke pada masa tambahan waktu.
Hasil tersebut terasa mengecewakan karena Tottenham bermain dengan 10 pemain. Spurs juga datang ke pertandingan itu dengan catatan belum pernah meraih kemenangan di liga musim ini.
Situasi tersebut kembali memunculkan keraguan mengenai posisi Carrick. Meski dia berhasil membawa MU lolos ke Liga Champions pada musim lalu, performa tim pada awal musim ini mulai memicu kritik.
Spekulasi mengenai masa depan Carrick juga semakin ramai setelah Conte mengungkapkan keinginan menangani klub yang “kehilangan arah dari sejarahnya”.
Komentar itu kemudian dikaitkan dengan Juventus dan MU. Namun, belum ada kepastian mengenai klub mana yang secara spesifik dimaksud Conte.
Hingga kini, MU juga belum mengambil keputusan untuk mengganti Carrick. Situasi masih berkembang seiring hasil tim dan tekanan dari suporter yang terus meningkat.