Paes tidak menutup fakta emosi sempat memuncak saat pertandingan berlangsung. Kiper berusia 27 tahun itu mengaku mengucapkan kata-kata kasar untuk memacu semangat tim di tengah tekanan pertandingan.
“Saya pikir kami memiliki tim yang sangat muda. Beberapa perlu berkembang, seperti saya. Saya adalah pemain di lini belakang, tentu saja, dan saya akan melakukan yang terbaik untuk berada di sana. Ya, beberapa kata-kata kasar memang terucap,” kata Paes dikutip dari Voetbal International, Minggu (8/3/2026).
Meski begitu, Paes menolak membeberkan secara detail kata-kata yang dia lontarkan kepada rekan setimnya saat laga berlangsung.
“Saya tidak akan menceritakan kembali apa yang dikatakan di sana,” sambung dia.
Menurut Paes, ungkapan keras di lapangan tidak bertujuan merendahkan pemain lain. Dia menilai sikap terbuka dan saling mengingatkan menjadi bagian penting dalam membangun tim yang lebih kuat.
“Ketika Anda adalah orang-orang besar, Anda dapat saling mengatakan kebenaran, saya pikir. Dan seperti saya berdiri di sini, saya juga akan bertanggung jawab atas hal itu. Yang bisa kita lakukan adalah memberikan yang terbaik untuk membentuk tim yang solid,” pungkas dia.