egenda AC Milan Paolo Maldini ungkap momen paling menyakitkan sepanjang karier. (Foto: Football Italia)
Reynaldi Hermawan

MILAN, iNews.id - Legenda AC Milan Paolo Maldini ungkap momen paling menyakitkan sepanjang karier. Tapi itu bukan kena comeback Liverpool pada final Liga Champions 2005 di Istanbul.

Kekalahan AC Milan dari Liverpool di final Istanbul memang begitu tragis. Bagaimana tidak, Maldini dan kawan-kawan sudah unggul tiga gol di babak pertama sebelum akhirnya The Reds menyamakan kedudukan di paruh kedua. 

Penalti Striker AC Milan Andriy Shevchenko ditepis Kiper Liverpool Jerzy Dudek pada final Liga Champions 2005. (Foto: Sport Bible)

Setelahnya penggawa I Rossoneri asuhan Carlo Ancelotti harus tertunduk lesu. Sebab mereka gagal angkat piala karena kalah adu penalti dari Liverpool.

Tapi nyatanya bukan itu momen paling menyakitkan yang dirasakan Maldini. Baginya jauh lebih sakit ketika dikalahkan Olympique Marseille pada final Liga Champions 1993.

"Mungkin momen terburuk adalah ketika kami kalah lawan Marseille. Kami tak layak kalah dan perasaan setelah peluit akhir berbunyi sangat tidak menyenangkan," kata Maldini saat ngobrol dengan legenda Italia lainnya Christian Vieri di Instagram dikutip iNews, Rabu (22/6/2022).

Kala itu kekalahan AC Milan memang sangat mengejutkan. Sebab I Rossoneri dihuni nama-nama besar seperti Maldini, Marco van Basten dan Franco Baresi. 

Tapi nyatanya takdir berkata lain. AC Milan yang bertabur bintang dikalahkan Marseille dengan skor tipis 0-1 di Munich, Jerman.

Namun Maldini mengakui sebagai seorang profesional dirinya banyak menerima kekalahan menyakitkan. Bahkan dia merendah dengan mengatakan dirinya pecundang.

"Saya adalah pecundang terbesar sepanjang sejarah. Saya memenangi banyak hal, termasuk lima gelar Liga Champions, tetapi saya juga kalah di 3 final Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, 3 Piala Interkontinental, 1 Euro, 1 final Piala Dunia, dan 1 semifinal Piala Dunia," ujarnya.

"Hal ini adalah bagian dari sepak bola, saya terima hal itu."


Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT