Panasnya hubungan Suarez dan Evra hampir saja merembet di luar lapangan. Menurut penuturan Evra, dia terpikirkan memberi perhitungan pada seterunya itu di jalanan Kota Manchester. Namun, niat itu dibatalkannya karena melihat Suarez sedang bersama anak dan istrinya.
"Suatu hari saya melihatnya di Manchester di (jalanan) Deansgate dan saudara laki-laki saya berkata: 'oh itu Luis Suarez di sana'. Saya bersama dua saudara laki-laki saya waktu itu," ucap Evra dikutip dari podcast The Diary of a CEO, Selasa (9/11/2021).
"Saya melihatnya dan saya seperti 'ini dia, inilah saatnya'," katanya lagi.
"Dan dia berjalan, dan di belakangnya ada anak-anak dan istrinya. Saya berbalik. Dalam benak saya 'jika kau melakukan sesuatu padanya kau tidak boleh melakukannya di depan keluarganya'," ungkap sosok yang juga pernah membela Juventus itu.
"Jadi saya tak menyesalinya karena saya pikir akan berakhir buruk. Saya tak melakukan apa-apa hari itu," jelas Evra.
Evra mengaku juga ada rasa ingin menghajar Suarez di dalam lapangan pertandingan. Hanya saja sekali lagi, dia menyadari akan ada banyak anak-anak yang melihat jika hal itu terjadi.
"Saya bangga terhadap diri ini karena saya berbicara pada diri sendiri 'haruskah saya memukulnya? Tapi Patrice, ini Liverpool vs Manchester, banyak anak-anak menonton laga ini, orang-orang mana mengerti'," ungkapnya.
2015 - Luis Suarez was marked by Patrice Evra when he scored the Champions League winning goal for Barcelona ????????
— Uruguay Football ENG (@UruguayFootENG) June 6, 2021
The turns of life pic.twitter.com/8zQ34KPbMy
Hubungan keduanya sedikit mencair setelah Evra dan Suarez hengkang ke klub lain. Evra yang membela Juventus bertemu lagi dengan Suarez yang memperkuat Barcelona.
Keduanya saat itu tampil di Final Liga Champions 2015. Meski tidak berbicara, Suarez menyambut tangan Evra saat bertemu di lorong pemain.