Selain kekompakan, pelatih asal Spanyol itu menyoroti kemampuan para pemain dalam menjalankan instruksi. Dia memberikan kebebasan kepada Kiko Carneiro dan rekan-rekannya untuk berkreasi, selama tidak keluar dari kerangka taktik yang sudah disepakati.
Pendekatan tersebut membuat permainan Persik lebih fleksibel. Para pemain tidak hanya dituntut memahami tugas masing-masing, tetapi juga mampu mengambil keputusan sesuai situasi pertandingan.
"Kami punya gaya permainan khas. Pemain juga bebas berkreasi yang tak lepas dari taktik yang kita sepakati. Ini menjadikan permainan Persik Kediri lebih cair. Mereka mampu melakukan semua taktik dengan baik," ujarnya.
Persik menghadapi tantangan besar karena Persija sedang memimpin klasemen sementara Super League 2026-2027. Macan Kemayoran mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan, sedangkan Persik berada di posisi ketujuh dengan 10 poin.
Meski terpaut lima angka, Persik tetap memiliki alasan untuk percaya diri. Macan Putih datang setelah mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1 pada pertandingan sebelumnya.