Grosso menambahkan bahwa hasil imbang tersebut menyisakan sedikit penyesalan, mengingat banyaknya peluang yang berhasil diciptakan Sassuolo sepanjang pertandingan.
"Kami meninggalkan lapangan ini mungkin dengan beberapa penyesalan. Intinya adalah kami bermain bagus, kami menciptakan peluang baik di babak pertama maupun kedua," sambungnya.
Salah satu sektor yang paling mencuri perhatian adalah lini pertahanan dan poros tengah Sassuolo. Duet Jay Idzes–Tarik Muharemovic tampil disiplin dan kokoh, membuat lini serang Bologna kesulitan mengembangkan permainan.
Momen krusial terjadi pada menit ke-31 ketika Jay Idzes melakukan blok penting untuk menggagalkan tembakan Thijs Dallinga yang nyaris berbuah gol. Aksi tersebut menjadi simbol kuatnya pertahanan Sassuolo sepanjang laga.
Kepuasan Grosso pun terlihat jelas saat membahas performa lini tengah dan pertahanan timnya.
"Poros tengah memainkan permainan tingkat atas. Kedua bek tengah, para gelandang, dan Pinamonti, menurut saya, bermain bagus. Ketika Anda kuat, poros tengah dapat menggerakkan segalanya ke depan," tutur Grosso.
Hasil ini menegaskan peran penting Jay Idzes dan Tarik Muharemovic sebagai pilar utama pertahanan Sassuolo, sekaligus menjadi sinyal positif bagi perjalanan mereka di Serie A musim 2025–2026.