Kehadiran pemain muda seperti Agustien berpotensi membantu regenerasi Timnas Indonesia. Dengan usia yang masih 19 tahun, dia dapat diproyeksikan untuk kebutuhan tim dalam beberapa tahun mendatang apabila proses pendekatan berjalan positif dan persyaratan membela Indonesia terpenuhi.
Di sisi lain, persaingan untuk mendapatkan pemain keturunan dengan pengalaman di lingkungan klub elite Eropa dapat menjadi tantangan tersendiri. Agustien kini berada dalam lingkungan Arsenal, salah satu klub yang berkompetisi di level tertinggi sepak bola Inggris, sehingga perkembangan kariernya patut dipantau.
Meski demikian, kesempatan berlatih bersama skuad senior Arsenal tidak otomatis menjamin Agustien akan masuk tim utama atau mendapatkan panggilan dari tim nasional senior. Perkembangan kariernya bersama Arsenal U-21 dan Timnas Belanda U-19 masih menjadi bagian penting dalam menilai prospek sang pemain.
Timnas Indonesia sendiri tengah mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional berikutnya. Agustien bisa menjadi salah satu nama yang dipantau untuk memperkuat skuad asuhan John Herdman, tetapi kepastian bergabungnya dia masih bergantung pada komunikasi antara pemain dan federasi serta pemenuhan seluruh ketentuan yang berlaku.
Kini, perhatian tertuju pada langkah berikutnya dari PSSI dan Agustien. Apakah gelandang muda Arsenal tersebut benar-benar akan memilih Timnas Indonesia, atau melanjutkan perjalanan bersama tim nasional kelompok umur Belanda? Jawabannya masih menunggu perkembangan lebih lanjut.