Meski begitu, belum ada informasi mengenai perubahan langsung terhadap posisi Cristiano Ronaldo di Al-Nassr. Sang megabintang masih menjadi figur utama klub dan memiliki peran penting dalam proyek sepak bola mereka.
Ketertarikan RedBird terhadap Al-Nassr disebut berkaitan dengan ambisi perusahaan membangun ekosistem sepak bola global.
Model kepemilikan multi-klub memungkinkan sebuah perusahaan mengelola beberapa tim di berbagai negara dengan strategi yang saling terhubung, mulai dari perekrutan pemain, pengembangan talenta muda, hingga pemasaran internasional.
RedBird sebelumnya membeli AC Milan pada 2022 dengan nilai sekitar 1,94 miliar dolar Australia. Sejak mengambil alih Rossoneri, perusahaan tersebut terus berupaya memperkuat posisi klub Italia itu di panggung sepak bola dunia.
Kini, Al-Nassr menjadi target potensial berikutnya. Namun, upaya tersebut tidak akan mudah karena kepemilikan klub Arab Saudi juga melibatkan Public Investment Fund (PIF).