Pengamat Sepak Bola: Tragedi Kanjuruhan Terjadi karena Suara Suporter Diabaikan

MNC Media
Pengamat sepak bola Indonesia Ma'ruf El Rumi sebut akar masalah tragedi Kanjuruhan. (Foto: Perindo)

Pasalnya, jauh hari suporter sudah meminta pertandingan antara kedua tim tersebut tidak dilaksanakan pada malam hari.

"Suporter sudah jauh-jauh hari menolak untuk digelar pada malam hari. Kalau seandainya pertandingan digelar di siang hari, mungkin korban yang jatuh tidak akan besar seperti yang sekarang," ujarnya.

Alasannya, kata dia, seluruh aparatur dan pertolongan pertama bisa dikerahkan karena situasinya masih siang atau sore hari.

"Semua elemen masih bisa bergerak. Kepanikan juga tidak mungkin separah ketika pertandingan digelar pada malam hari," ungkap El Rumi.

Menurutnya desakan suporter yang tidak didengarkan pemangku sepak bola agar derbi Arema FC kontra Persebaya digelar pada malam hari lantaran sudah ada kesepakatan antara PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan pemilik hak siar.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Hasil Super League: Dramatis! Arema Ditahan Malut United di Kanjuruhan

12 bulan lalu

Kanjuruhan Sepi Usai Tragedi, Arema FC Rindu Lautan Aremania

12 bulan lalu

Trauma Tragedi 2022 Masih Membekas, Laga Arema FC di Kanjuruhan Sepi Meski Dijaga 1.402 Personel

12 bulan lalu

FIFA Tolak Regulasi Suporter Tandang di Super League 2025-2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal