Pep Guardiola Buka-bukaan Kondisi Man City usai Dibantai Bodo/Glimt di Liga Champions

Abdul Haris
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (Foto> UEFA)

Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti absennya banyak pemain penting yang selama ini memberi kestabilan permainan. Kondisi tersebut membuat Man City kehilangan konsistensi dan terlihat rapuh.

“Kami datang tanpa pemain-pemain penting di beberapa sektor yang memberi konsistensi tim. Mereka sedikit rapuh, seperti musim lalu di periode tertentu,” ujar dia.


Desakan Perubahan Cepat di Man City

Guardiola tetap mengapresiasi perjuangan timnya meski kalah jumlah pemain. Namun dia menekankan kebutuhan perubahan segera demi menyelamatkan sisa musim.

“Cara kami bertarung dengan 10 melawan 11, banyak pemain meningkatkan levelnya, tapi kami harus mengubah dinamika dengan cepat untuk laga berikutnya melawan Wolves dan setelah itu pertandingan terakhir melawan Galatasaray,” ucap dia.

Sepanjang 2026, Manchester City hanya meraih kemenangan di Piala FA saat menghadapi Exeter City dan Newcastle. Pada laga kontra Bodo/Glimt, The Citizens bahkan kehilangan 11 pemain senior akibat cedera, sakit, skorsing, dan masalah registrasi.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 jam lalu

Tijjani Reijnders Akui Uang Jadi Alasan Tinggalkan Man City, Ogah Kerja setelah Pensiun

3 hari lalu

Man City vs Sunderland Hasilkan Drama 8 Gol, Liverpool Menang Tipis atas Bournemouth

5 hari lalu

Man City Hancurkan Norwich 5-0, Wonderkid 17 Tahun Floyd Samba Lakoni Debut Spektakuler

8 hari lalu

MU Sudah Putuskan Nasib Michael Carrick usai Start Buruk dan Kalah dari Man City

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal