“Saya bilang ke para pemain setelah pertandingan, nikmati momennya, tetapi jangan kehilangan fokus sekarang. Kami ada di sana, tetapi realitasnya siapa pemuncak klasemen? bukan kami," ujarnya.
Guardiola menyoroti posisi Arsenal yang masih unggul dalam beberapa aspek.
“Selisih gol (jika kedua tim finis dengan poin sama), siapa yang lebih baik? Mereka. Namun tentu, kami punya harapan untuk terus memperpanjang peluang bersaing dan bertahan," ucapnya.
Kemenangan ini kembali menegaskan pola yang sering terjadi. Manchester City terus menekan Arsenal di fase akhir musim, menciptakan tekanan besar dalam perebutan gelar.
Laga berlangsung sengit dan penuh duel fisik. Guardiola menilai pertandingan tersebut layak menjadi sorotan utama.
“Orang-orang bilang mereka tidak punya momentum. Saat Anda melihat mereka bermain dan bersaing dalam duel, bola panjang, bola kedua, dan situasi bola mati, mereka adalah tim luar biasa. Jika tidak, Anda tidak mungkin berada di puncak klasemen sepanjang musim," tuturnya.